Dapatkan Pelatihan Team Penjualan yang Aplikatif dan Berdampak terhadap Bisnis Anda
Belajar Sales dari Praktisi Penjualan dengan Pengalaman lebih dari 20 Tahun di berbagai Bidang Industri di Indonesia
Kenali Lebih Jauh Coach Wahyu Purnomo

Perkenalkan saya Wahyu Purnomo, Praktisi penjualan sejak tahun 1998 yang juga Sales Trainer dan Head Consultant di SellingPro sebuah Konsultan Sales Management dan Salespeople Development Company pertama di Indonesia

Sales Coach & Head Consultant at SellingPro – Practical Sales Management & Salespeople Development Company

  • Certified Profesional Coach (ICF Standard)
  • Blackbelt Trainer Certified

Berpengalaman lebih dari 20 Tahun sebagai Praktisi Penjualan di Berbagai bidang Industri di beberapa Multinasional Company di Indonesia, diantaranya:

  • Director Sinergi Media Sukses
  • Regional Sales Head PT. Robert Bosch
  • Area Distributor Head PT. Sony Indonesia
  • Branch Manager PT Panasonic Gobel Indonesia
  • Branch Manager PT Sharp Electronics Indonesia
  • Dan Beberapa Lokal/MNC Sales Company lainnya
 

Sejak 2016 mendirikan SellingPro, Practical Sales Management & Salespeople Development,  dan sudah menangani Lebih dari 100 Klien dengan lebih dari 250 Sales Consulting & Sales Training Project di Indonesia.

Coach Wahyu juga mendevelop sebuah Proven Framework (SoX Model) yang digunakan sebagai standard acuan mencreate Sustainability  & Productive Sales Organization yang sudah banyak diterapkan kepada klien-kliennya, dimana Framework ini dibuat berdasarkan Riset, pembelajaran & pengalamannya dari berbagai success Sales Company di dalam dan di Luar negeri.

Apakah saat ini Anda tengah membutuhkan Program Pelatihan team Penjualan Anda dan atau butuh jasa Konsultasi untuk meningkatkan Kinerja Organisasi Penjualan Anda?

Inhouse Training Program

Sebuah Program Pelatihan Inhouse dengan keunggulan :

In house Training dengan metode Best Practice Sales Training

  • Merupakan Program Pelatihan yang di design secara custom  sesuai dengan kebutuhan dan tantangan Bisnis Anda
  • Materi pembelajaran, delivery serta Metode akan disesuaikan sesuai kebutuhan sehingga peserta akan mendapatkan dampak dari Training yang Aplikatif dan pasti bisa diterapkan dilapangan

Di dukung oleh Praktisi Learning Consultant yang Expert

  • Memahami suatu bidang, dan berpengalaman didalamnya, bukanlah jaminan mampu melatih orang lain. untuk itu dibutuhkan seorang Learning Consultant dalam menyusun Program-program yang ada, agar efektif ketika dilatihkan. Di SellingPro kami sangat memahami hal tersebut, untuk itu kami memiliki Expert dalam hal terssbut yang membantu kami mencreate design pembelajaran yang efektif

Melalui 4 Tahap Proses Program

  • Learning Identification, Tidak sekedar TNA, tetapi juga menggali kebutuhan Belajar apa yang tepat yang sesuai dengan situasi organisasi Anda
  • Mencreate Design Pembelajaran yang di kustomisasi, Design pembelajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan , materi, dan metode Delivery akan kami siapkan setelah Proses Learning Identification
  • Sesi Delivery Program, Delivery menggunakan Metode REACT (Relating -Experiencing-Applying-Cooperating-Teaching) yang sangat efektif dalam pembelajaran para Praktisi
  • Sesi Program Report & Recomendation, Yaitu sesi Laporan Inhouse Training menggunakan 4 Level (L2) Kirk Patric Model sekaligus memberikan Rekomendasi Perbaikan dari sisi Sales Management

Konsultasi Sales Management

Program Pendampingan Khusus untuk meningkatkan Kinerja Organisasi Penjualan Anda, meliputi bagaimana membangun strategi, Kontrol team penjualan Anda, sistem remunerasi, serta plan pengembangan SDM Team Sales Anda secara Komperhensif dengan keunggulan :

Di dukung oleh Praktisi penjualan yang berpengalaman

  • Progam akan di Lead langsung oleh Coach Wahyu Purnomo, Praktisi Penjualan di bidang penjualan dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di berbagai Industri

Menggunakan Tools SoX (Sales Operation Excellent)

  • SoX merupakan tools hasil riset yang dilakukan SellingPro dari berbagai Perusahaan Penjualan di Indonesia yang memiliki sustainabilitas Penjualan yang baik, sehingga efektif dan sudah terbukti membantu banyak Klien kami sejak 2016

Dapat diterapkan di berbagai macam Industri

  • Di SellingPro kami mengkategorikan 4 Kategori Industri penjualan dimana kempat kategori tersebut memiliki karakter yang berbeda-beda, Program pendampingan yang kami buatm kami susun berdasarkan Kategori Industri Klien kami sehingga dijamin tepat sasaran dan bisa di aplikasikan

Menggunakan Pendekatan Coaching dan Mentoring

  • Sebagai seorang praktisi Coach yang tersertifikasi, Delivery Program Consulting yang dilakukan benar-benar sesuai kebutuhan dan tentunya aplikatif diterapkan

Result Oriented

  • Program pendampingan yang berfokus kepada Result/hasil baik performance Result maupun Behaviour Result
Team Kami
M. Irsan

TRAINER & LEARNING CONSULTANT, Praktisi di People Development semenjak 2003, Berpengalaman di Learning Process, Experiential Learning, Learning Methods & Evaluation

Ryan Mauladi

PROGRAM DESIGNER AND DIGITAL MARKETER, 19 Tahun berpengalaman di Operational, People Development, Training, Coaching dan Digital Marketing

Willy Premadi

SALES TRAINER Selama lebih dari 18 tahun pengalaman di Bidang Penjualan, Willy adalah seorang praktisi Penjualan yang terbukti dengan perspektif luas dalam Pengetahuan Penjualan

Berikut beberapa Klien yang pernah bekerjasama dengan kami :

Dan masih banyak lagi ……..

Perlu solusi yang tepat atas tantangan Organisai Penjualan Anda, baik dalam bentuk Pelatihan atau konsultasi? Diskusikan dengan kami

Training Consultant
Sales,Sales Training

Training Consultant: Kembangkan Tim Sales untuk Bisnis

Daftar isi

Di era modern yang terus berkembang, Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi aset paling berharga bagi sebuah perusahaan. Kualitas dan kompetensi SDM menjadi faktor penentu kesuksesan bisnis. Namun, seringkali perusahaan, terutama yang baru dirintis, menghadapi tantangan dalam mengembangkan SDM mereka secara efektif. Di sinilah peran seorang Training Consultant menjadi sangat penting.

Training Consultant adalah seorang profesional yang ahli dalam merancang, mengembangkan, dan menyampaikan program pelatihan yang bertujuan untuk meningkatkan kinerja individu dan organisasi. Mereka bekerja sama dengan perusahaan untuk mengidentifikasi kebutuhan pelatihan, merancang program yang sesuai, dan memastikan bahwa program tersebut berhasil mencapai tujuan yang diinginkan.

Bagi pemula dalam bisnis, memiliki Training Consultant yang kompeten dapat menjadi investasi yang sangat berharga. Training Consultant dapat membantu Anda mengoptimalkan potensi SDM Anda, meningkatkan produktivitas, dan pada akhirnya, mendorong pertumbuhan bisnis Anda. Namun, mencari dan memilih Training Consultant yang tepat bisa menjadi tugas yang menantang.

Dalam blog ini, kami akan membahas secara mendalam tentang profesi Training Consultant. Kami akan menjelaskan apa itu Training Consultant, peran dan tanggung jawab mereka, keterampilan yang dibutuhkan, serta langkah-langkah untuk memulai karir di bidang ini. Dengan memahami informasi ini, Anda akan dapat membuat keputusan yang tepat dalam memilih Training Consultant yang sesuai dengan kebutuhan bisnis Anda.

Apa itu Training Consultant dan Apa Peran Mereka?

Training Consultant adalah seorang profesional yang ahli dalam merancang, mengembangkan, dan menyampaikan program pelatihan untuk meningkatkan kinerja individu dan organisasi. Mereka bekerja dengan berbagai jenis organisasi, mulai dari perusahaan kecil hingga perusahaan multinasional, di berbagai industri.

Peran Training Consultant:

Peran utama seorang Training Consultant adalah membantu organisasi mencapai tujuan bisnis mereka melalui pengembangan SDM. Mereka melakukan ini dengan cara:

  • Mengidentifikasi Kebutuhan Pelatihan: Training Consultant akan bekerja sama dengan klien untuk mengidentifikasi kebutuhan pelatihan mereka. Ini melibatkan melakukan analisis kebutuhan, mewawancarai karyawan dan manajer, dan meninjau dokumen perusahaan.
  • Merancang dan Mengembangkan Materi Pelatihan: Setelah kebutuhan pelatihan teridentifikasi, Training Consultant akan merancang dan mengembangkan materi pelatihan yang relevan, menarik, dan efektif. Materi pelatihan dapat berupa modul, presentasi, latihan, studi kasus, atau simulasi.
  • Menyampaikan Pelatihan Secara Efektif: Training Consultant akan menyampaikan pelatihan dengan cara yang interaktif dan menarik, menggunakan berbagai metode pelatihan seperti ceramah, diskusi, simulasi, dan role-play. Mereka juga akan memastikan bahwa peserta pelatihan memahami materi dan dapat menerapkannya dalam pekerjaan mereka.
  • Mengevaluasi Efektivitas Pelatihan: Setelah pelatihan selesai, Training Consultant akan mengevaluasi efektivitas pelatihan dengan mengukur perubahan kinerja peserta pelatihan. Mereka juga akan mengumpulkan umpan balik dari peserta pelatihan dan menggunakannya untuk meningkatkan program pelatihan di masa depan.
  • Memberikan Konsultasi dan Saran: Selain merancang dan menyampaikan pelatihan, Training Consultant juga dapat memberikan konsultasi dan saran kepada klien tentang cara meningkatkan kinerja individu dan organisasi melalui pelatihan.

Jenis-jenis Training Consultant:

Ada berbagai jenis Training Consultant, masing-masing dengan spesialisasi yang berbeda. Beberapa jenis Training Consultant yang umum antara lain:

  • Sales Training Consultant: Berfokus pada pelatihan penjualan, seperti teknik prospecting, presentasi, negosiasi, closing, dan follow-up.
  • Leadership Training Consultant: Berfokus pada pelatihan kepemimpinan, seperti komunikasi, motivasi, delegasi, dan pengambilan keputusan.
  • Technical Training Consultant: Berfokus pada pelatihan keterampilan teknis, seperti penggunaan software, pengoperasian mesin, atau teknik-teknik khusus lainnya.
  • Soft Skill Training Consultant: Berfokus pada pelatihan soft skill, seperti komunikasi, kerja sama tim, pemecahan masalah, dan manajemen waktu.
  • Diversity and Inclusion Training Consultant: Berfokus pada pelatihan tentang keragaman dan inklusi di tempat kerja.

Dengan memahami peran dan jenis-jenis Training Consultant, Anda dapat memilih Training Consultant yang tepat untuk membantu Anda mencapai tujuan bisnis Anda.

Tanggung Jawab Training Consultant

Menjadi seorang Training Consultant membutuhkan dedikasi dan komitmen tinggi untuk membantu klien mencapai tujuan mereka melalui peningkatan SDM. Berikut adalah beberapa tanggung jawab utama yang diemban oleh seorang Training Consultant:

Analisis Kebutuhan Pelatihan (Training Needs Analysis/TNA):

Tahap awal yang krusial adalah melakukan analisis kebutuhan pelatihan. Training Consultant akan bekerja sama dengan klien untuk menggali informasi mendalam tentang tujuan bisnis, tantangan yang dihadapi, dan kompetensi yang perlu ditingkatkan. Proses ini melibatkan wawancara dengan karyawan dan manajer, survei, observasi, dan analisis data terkait kinerja. Hasil TNA akan menjadi dasar dalam merancang program pelatihan yang relevan dan efektif.

Pengembangan Materi Pelatihan:

Setelah kebutuhan pelatihan teridentifikasi, Training Consultant akan merancang dan mengembangkan materi pelatihan yang sesuai. Materi pelatihan harus relevan dengan tujuan pelatihan, menarik, dan mudah dipahami oleh peserta. Training Consultant juga harus mempertimbangkan gaya belajar yang berbeda-beda dari peserta pelatihan. Materi pelatihan dapat berupa modul, presentasi, video, latihan interaktif, studi kasus, dan simulasi.

Penyampaian Pelatihan:

Training Consultant bertanggung jawab untuk menyampaikan pelatihan dengan cara yang interaktif dan menarik. Mereka harus mampu menciptakan suasana belajar yang positif dan memotivasi peserta pelatihan untuk berpartisipasi aktif. Metode penyampaian dapat bervariasi, seperti ceramah, diskusi kelompok, latihan praktik, simulasi, dan role-play. Training Consultant juga harus mampu menyesuaikan gaya penyampaian mereka dengan audiens yang berbeda.

Evaluasi Pelatihan:

Setelah pelatihan selesai, Training Consultant akan melakukan evaluasi untuk mengukur efektivitas pelatihan. Evaluasi dapat dilakukan melalui survei, tes, atau observasi kinerja. Hasil evaluasi akan digunakan untuk mengukur pencapaian tujuan pelatihan dan mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan.

Konsultasi dan Saran:

Training Consultant tidak hanya bertanggung jawab untuk merancang dan menyampaikan pelatihan, tetapi juga memberikan konsultasi dan saran kepada klien. Mereka dapat membantu klien mengidentifikasi masalah kinerja, mengembangkan strategi pengembangan SDM, dan mengimplementasikan program pelatihan yang berkelanjutan.

Pengembangan Diri Berkelanjutan:

Dunia bisnis dan teknologi terus berkembang, begitu pula dengan tren dan metode pelatihan. Oleh karena itu, Training Consultant harus terus belajar dan mengembangkan diri untuk mengikuti perkembangan terbaru. Mereka harus mengikuti seminar, workshop, atau konferensi tentang pelatihan dan pengembangan SDM, serta membaca buku dan artikel terkait.

Keterampilan yang Dibutuhkan untuk Menjadi Training Consultant yang Sukses

Menjadi seorang Training Consultant yang sukses membutuhkan kombinasi dari berbagai keterampilan, baik hard skill maupun soft skill. Berikut adalah beberapa keterampilan yang paling penting:

  1. Keterampilan Komunikasi: Training Consultant harus memiliki kemampuan komunikasi yang sangat baik, baik secara lisan maupun tertulis. Mereka harus mampu menyampaikan ide-ide kompleks dengan cara yang mudah dipahami, mendengarkan secara aktif, dan memberikan umpan balik yang konstruktif.
  2. Keterampilan Presentasi: Kemampuan presentasi yang baik sangat penting bagi Training Consultant. Mereka harus dapat menyampaikan materi pelatihan dengan cara yang menarik, informatif, dan persuasif. Mereka juga harus mampu mengelola kelas, menjawab pertanyaan peserta, dan menciptakan suasana belajar yang positif.
  3. Keterampilan Fasilitasi: Training Consultant harus mampu memfasilitasi diskusi kelompok dan mendorong partisipasi aktif dari peserta pelatihan. Mereka harus dapat menciptakan lingkungan yang aman dan terbuka di mana peserta merasa nyaman untuk berbagi ide dan pengalaman mereka.
  4. Keterampilan Analisis: Training Consultant harus memiliki kemampuan analisis yang kuat. Mereka harus dapat menganalisis kebutuhan pelatihan, mengevaluasi efektivitas pelatihan, dan mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan.
  5. Pengetahuan tentang Teori Pembelajaran Dewasa: Training Consultant harus memahami bagaimana orang dewasa belajar. Mereka harus dapat menerapkan prinsip-prinsip pembelajaran dewasa dalam merancang dan menyampaikan pelatihan.
  6. Keterampilan Interpersonal: Training Consultant harus memiliki keterampilan interpersonal yang baik. Mereka harus dapat membangun hubungan yang baik dengan klien dan peserta pelatihan, menunjukkan empati, dan membangun kepercayaan.

Langkah-langkah Memulai Karir sebagai Training Consultant

Jika Anda tertarik untuk berkarir sebagai Training Consultant, berikut adalah beberapa langkah yang dapat Anda ambil:

  1. Pendidikan dan Pelatihan:
    • Gelar Sarjana: Meskipun tidak selalu diwajibkan, gelar sarjana di bidang yang relevan seperti psikologi, pendidikan, atau bisnis dapat memberikan dasar pengetahuan yang kuat tentang perilaku manusia, teori pembelajaran, dan manajemen.
    • Pelatihan dan Sertifikasi: Ikuti pelatihan atau sertifikasi di bidang pelatihan dan pengembangan SDM. Ada banyak program pelatihan dan sertifikasi yang tersedia, baik secara online maupun offline. Pilihlah program yang sesuai dengan minat dan tujuan karir Anda.
  2. Pengalaman Kerja:
    • Magang: Magang di perusahaan atau lembaga pelatihan dapat memberikan Anda pengalaman praktis dalam merancang dan menyampaikan pelatihan.
    • Volunteer: Menjadi sukarelawan di organisasi nirlaba atau komunitas dapat membantu Anda mengembangkan keterampilan fasilitasi dan komunikasi Anda.
    • Pekerjaan Paruh Waktu: Cari pekerjaan paruh waktu sebagai trainer atau fasilitator untuk menambah pengalaman dan membangun jaringan.
  3. Membangun Portofolio:
    • Kumpulkan contoh-contoh pekerjaan Anda, seperti modul pelatihan, presentasi, atau video pelatihan.
    • Buat website portofolio atau profil LinkedIn yang profesional untuk menampilkan karya Anda.
    • Tunjukkan hasil yang terukur dari pelatihan yang pernah Anda lakukan, seperti peningkatan kinerja atau kepuasan peserta pelatihan.
  4. Membangun Jaringan:
    • Hadiri acara-acara industri, seminar, atau konferensi tentang pelatihan dan pengembangan SDM.
    • Bergabunglah dengan komunitas online atau grup profesional di bidang pelatihan dan pengembangan SDM.
    • Jalin hubungan dengan sesama training consultant dan profesional SDM lainnya.

Training Consultant: Peluang Karir yang Menjanjikan di Era Pengembangan SDM

Training Consultant adalah profesi yang menjanjikan di era di mana pengembangan SDM menjadi semakin penting bagi kesuksesan bisnis. Dengan permintaan yang terus meningkat, karir sebagai Training Consultant menawarkan peluang yang luas untuk berkembang dan memberikan dampak positif bagi individu dan organisasi.

Jika Anda memiliki passion dalam membantu orang lain belajar dan berkembang, serta tertarik untuk berkontribusi dalam meningkatkan kinerja organisasi, maka karir sebagai training consultant mungkin cocok untuk Anda. Dengan dedikasi, kerja keras, dan pengembangan diri yang berkelanjutan, Anda dapat menjadi seorang Training Consultant yang sukses dan berkontribusi dalam memajukan dunia bisnis.

Tags
Konsultan pelatihan,pelatihan bisnis,Pengembangan karyawan,Training consultant
Share This

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *